Sempat Kabur ke Jawa Timur, Dua Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu Akhirnya Ditangkap
Mayat satu keluarga ditemukan satu lobang di Indramayu-Tangkapan Layar-
INDRAMAYU, RADARPENA.CO.ID - Polisi berhasil menangkap dua orang pelaku pembunuhan sadis satu keluarga di Kelurahan Paoman, Kecamatan INDRAMAYU, Kabupaten INDRAMAYU.
Kedua pelaku yang berinisial P dan R diamankan setelah sempat kabur selama sepekan lebih ke berbagai daerah.
Menurut keterangan keluarga korban, penangkapan terjadi pada Senin dini hari (8/9/2025).
“Tadi malam jam 1 sudah ada kabar penangkapan dari polisi. Mereka ditangkap di Jakarta,” ujar Zulhervi (56), kerabat korban.
BACA JUGA:Heboh! Mayat Sekeluarga Terkubur Satu Lobang di Indramayu, Ada Bayi 8 Bulan
Sebelumnya, kedua pelaku sempat diperiksa sebagai saksi dari total 11 orang yang dimintai keterangan. Namun belakangan, bukti dan penyelidikan polisi mengarah pada keterlibatan keduanya.
Kabur ke Jawa Tengah dan Jawa Timur
Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Muchamad Arwin Bachar, menjelaskan bahwa pelaku sempat melarikan diri ke Jawa Tengah dan Jawa Timur sebelum kembali lagi ke Indramayu.
“Mereka bingung dalam pelarian mau berbuat apa, akhirnya kembali lagi ke Indramayu,” kata Arwin, Senin (8/9/2025).
Keduanya akhirnya ditangkap di wilayah Kecamatan Kedokan Bunder. Polisi terpaksa melakukan tindakan tegas terukur lantaran para pelaku melawan saat ditangkap.
Setelah diamankan, keduanya langsung dibawa ke RSUD Indramayu untuk mendapatkan perawatan medis sebelum menjalani pemeriksaan lanjutan.
BACA JUGA:Tragis! Wanita Dimutilasi 65 Bagian oleh Pacar di Mojokerto, Terungkap Identitas Korban
Hubungan Pelaku dan Korban
Kasat Reskrim mengungkapkan bahwa pelaku mengenal korban, bahkan salah satu pelaku sempat bekerja bersama korban di sebuah bank. Namun, terkait motif utama pembunuhan masih dalam proses pendalaman.
“Motif dan modus masih kami dalami, karena baru saja kami amankan. Kami sedang menggali keterangan keduanya,” ujarnya.
Kronologi Pembunuhan
Kasus ini menggemparkan publik setelah lima jenazah ditemukan pada Senin, 1 September 2025. Korban terdiri dari H Sahroni, Budi (43), Euis (37), Ratu (7), serta seorang bayi berusia 8 bulan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: